Generasi TCK Mencari Jati Diri Leluhur

  • Breaking News

    Wednesday, October 19, 2022

    Nasib Warga Turki Meskhetian Anak Cucu Ottoman di Konflik Rusia-Ukraina

    Pada saat dulu Ottoman Turki dan Uni Soviet saling rebutan wilayah Kaukasia, banyak warga Turki yang bermigrasi ke Georgia atau Georgina.

    Georgia saat dalam beberapa berpindah-pindah kekuasaan, termasuk pernah berada dalam kekuasaan Iran atau Persia di masa lalu.

    Namun saat Uni Soviet akhirnya menguasai Georgia, warga Turki yang tinggal di Meskhi atau Turki Meskhetian dideportasi ke berbagai negara Soviet di Asia Tengah.


    Jelang akhir bubarnya Soviet, banyak warga Turki Meshketia yang masih mengaku sebagai anak cucu Ottoman itu pindah ke berbagai wilayah lainnya termasuk Rusia dan Ukraina.

    Walaupun mereka merupakan suku bangsa Turki, namun karena migrasi terjadi jauh sebelum Ottoman bubar, mereka hanya bisa mengasosiasikan diri mereka ke Ottoman.

    Pada kondlik Rusia dan Ukraina baru-baru ini, warga Turki Meskhetian atau dikenal juga dengan istilah Turki Ahiska di Crimea dan Donetsk juga terdampak konflik dan menjadi pengungsi.

    Padahal kehidupan mereka yang menjadi korban deportasi Soviet membuat tak bisa kembali ke Georgia.

    Warga Turki Meskhetian ini juga terlibat di dua belah pihak termasuk di pihak pasukan Ukraina maupun Rusia.

    Kejadian yang sama dialami oleh warga Tatar Ukraina dengan Tatar Rusia.

    Belakangan, Presiden Rusia Vladimir Putin menggalakkan wajib militer untuk melawan Ukraina.

    Kelompok warga Turki Meskhetian yang termarjinalisasi di Rusia akhirnya menjadi target wajib militer yang tidak bisa menghindar sebagaimana warga minoritas lainnya.

    Dilaporkan, warga Turki Meskhetian ini juga banyak direkrut oleh perusahaan Wagner yang dekat dengan Kremlin.

    No comments:

    Post a Comment


    Galeri

    Ekonomi

    Budaya