PAHOMPU NABURJU -- Srilanka dan Myanmar mengalami gejolak politik karena kekerasan terhadap minoritas Muslim.
Bila di Myanmar terdapat biksu radikal Ashin Wirathu maka di Srilanka ada Amith Weerasinghe dan kelompoknya. Keduanya sama-sama memprovokasi untuk menyerang dan membunuh kaum Muslim.
Upaya deradikalisasi dilakukan oleh pemerintah dan para pengacara bekerja sama dengan perusahaan media sosial. Untuk kedua kasus ini, dorongan deradikalisasi dari biksu toleran dari berbagai tempat sangat berguna untuk mendorong keberhasilannya.
Minoritas Muslim di kedua negara ini hidup miskin dan tidak sedang menguasai ekonomi secara mayoritas sebagaimana di umat minositas di tempat lain.
Baca berita selengkapnya di LA Times. (*)
Yuk gabung PanPage Facebook Belajar Quran dan Ilmu Tafsir atau di sini
Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | Batak Islam | BeritaDekhoCom | TobaPosCom
Bila di Myanmar terdapat biksu radikal Ashin Wirathu maka di Srilanka ada Amith Weerasinghe dan kelompoknya. Keduanya sama-sama memprovokasi untuk menyerang dan membunuh kaum Muslim.
Upaya deradikalisasi dilakukan oleh pemerintah dan para pengacara bekerja sama dengan perusahaan media sosial. Untuk kedua kasus ini, dorongan deradikalisasi dari biksu toleran dari berbagai tempat sangat berguna untuk mendorong keberhasilannya.
Minoritas Muslim di kedua negara ini hidup miskin dan tidak sedang menguasai ekonomi secara mayoritas sebagaimana di umat minositas di tempat lain.
Baca berita selengkapnya di LA Times. (*)
Yuk gabung PanPage Facebook Belajar Quran dan Ilmu Tafsir atau di sini
Home | UD Paju Marbun | Sultan Group | Batak Islam | BeritaDekhoCom | TobaPosCom
No comments:
Post a Comment